BUKAN JEMBATAN, TAPI PINCARA

pincara di sungai cenrana
Kabupaten Bone merupakan salah satu kabupaten yang dialiri sungai-sungai besar dan pada umumnya bermuara di Teluk Bone. Jika kita ingin menjangkau wilayah-wilayah pelosoknya, dalam perjalanan sudah pasti akan melintasi beberapa sungai besar, salah satunya adalah Sungai Cenrana. Sungai yang mirip Sungai Amazon ini berada di wilyah utara Kabupaten Bone, memotong wilayah Kecamatan Cenrana dan Ajang Ale
Untuk menyeberangi sungai tersebut, ada empat alternatif. yaitu; berenang, naik perahu, naik pincara dan menyeberang melalui jembatan gantung Solo yang ada di wilayah kab. Wajo karena jembatan yang dibangun di Alimbangengnge Cenrana dari tahun 2007 lalu belum selesai sampai sekarang, bahkan proses pembuatannya kini dihentikan.
Dari empat alternatif tersebut, yang paling sering digunakan oleh masyarakat adalah dengan naik pincara. Alat transportasi air ini mirip rakit, namun tidak menggunakan bambu sebagai bahan utama.
Pincara menggunakan perahu dan papan sebagai bahan utama pembuatannya. papan dipilih dari kayu yang kuat dan tebal, kemudian disusun diatas perahu seperti model lantai rumah panggung. Perahu yang dibutuhkan biasanya tiga, empat hingga lima perahu.
Untuk pincara yang beroperasi di sungai cenrana ini menggunakan tiga perahu dan itu sudah cukup mampu menyeberangkan satu mobil sebesar mobil kijang, fanther, dan untuk kendaraan sepeda motor dapat memuat hingga 13 beserta pengendaranya dan jika yang dimuat hanya orang maka bisa sampai 45 orang dewasa.
Saya sendiri jika harus pulang kampung dari Makassar Ke Cakkeware selalu naik pincara ini, karena selain aman menurut saya, biayanya juga relatif murah, hanya Rp. 1.000 perorang bahkan biasanya gratis untuk yang berwajah-wajah pelajar, biaya untuk mobil biasanya Rp. 35.000 dan Rp. 5.000 untuk sepeda motor.Kehadiran pincara di Sungai Cenrana memang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, karena sangat berperan terhadap mobilitas warga yang bermukim di wilayah utara Kabupaten Bone.
Oleh: Anjas Husain, S. IP
Mari bergabung di sini :
Konsultasi kesehatan forum curhat




KALAU MAU NAIK PINCARA KE CENRANA AJA,KALAU KE CENRANA JANGAN LUPA TERUS KE PALLIME,KALAU DAH SAMPAI DI PALLIME JANGAN LUPA SINGGAH DI RUHAHNYA ANDI RUSMAN.OK……..
Bicara pincara terkenang lagi masa kecil di cenrana..kalo mau ke saliweng benteng naik pincara, ke bone naik pincara…he..he.he.. sekarang pincara masih di pakai di Alimbangengnge karena jembatan belum rampung, namun di watu sudah ada jembatan walau sekarang nasib jembatan di watu tinggal menunggu waktu hancurnya..itu yang saya tangkap ketika pulang mudik lebaran kemarin..semoga pemerintah daerah ada perhatian memelihara sarana penting tersebut…..Salam Ammar